Industri Kapal Minim Stok Baja
Rabu, 25 Apr 2007 14:19 WIB
Jakarta - Selain mengalami kendala dalam memperoleh kredit dari perbankan, industri perkapalan saat ini mengalami masalah kekurangan stok baja.Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris seusai membuka Seminar Mahasiswa Perkapalan di Institut Teknik Surabaya (ITS), Rabu (25/4/2007).Industri perkapalan kurang didukung dengan adanya industri hilir yang memproduksi barang kebutuhan industri kapal seperti baja. Keterkaitan antara industri kapal dengan hilirnya menjadi tidak utuh.Padahal di negara maju, industri kapal di beberapa negara maju keterkaitannya utuh. Artinya disana ada industri baja yang mumpuni, ada industri mesin yang mampu menyuplai segala macam permesinan yang dibutuhkan oleh kapal, ada juga lembaga pendidikan yang cukup mampu menghasilkan tenaga-tenaga yang kompetent."Kalau di kita keterkaitan ini lemah, salah satunya industri baja itu," ungkap Fahmi.Selain ketersedian yang terbatas, di pasar dunia, harga pelat baja terus melambung. Hal ini tentunya memberatkan para produsen kapal. Padahal, pelat baja merupakan bahan baku pembuatan kapal.
(bdh/ddn)











































