7 Maskapai Penerbangan Paling Banyak Dikeluhkan Konsumen

7 Maskapai Penerbangan Paling Banyak Dikeluhkan Konsumen

- detikFinance
Kamis, 26 Apr 2007 15:06 WIB
Jakarta - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) yang langsung dibawah komando Presiden SBY mencatat 7 maskapai penerbangan yang paling banyak dikeluhkan konsumen.Ketujuh maskapai tersebut adalah AirAsia, Lion Air, Garuda, Adam Air, Sriwijaya Air, Wing Air dan Batavia Air.Terdapat 25 keluhan yang masuk BPKN. Keluhan tersebut adalah masalah penundaan jadwal penerbangan tanpa pemberitahuan 7 pengaduan. Kehilangan barang di bagasi 5 pengaduan, tiket hangus 4 pengaduan, tempat duduk tidak sesuai tiket 3 pengaduan, menolak booking lewat telepon 2 pengaduan. Serta sikap pramugari, keamanan, kebersihan dan bagasi ditelantarkan 4 pengaduan.Demikian diungkapkan oleh Teddy Setiadi Kepala BPKN, yang juga Irjen Departemen Perdagangan (Depdag), dalan acara Forum dialog trust building dengan jasa penerbangan di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (26/4/2007).Menanggapi banyaknya keluhan ini BPKN mengumpulkan para stake holder dari konsumen penerbangan, maskapai, Dephub, DPR dan YLKI. Diharapkan dengan adanya dialog ini berbagai masalah konsumen di jasa penerbangan bisa diinventarisasi."Selain itu yang paling memicu kekhawatiran adalah rendahnya tingkat keselamatan transportasi di udara," kata Teddy.BPKN mencatat pokok permasalahan konsumen jasa penerbangan antara lain terbatasnya aset pelayanan pengaduan konsumen baik di operator, regulator, dan belum adanya complain enter pada setiap operator penerbangan serta rendahnya respons atas pengaduan konsumen. Selain lemahnya kepedulian dan sikap aktif konsumen dan lemahnya kontrol isu konsumen jasa penerbangan.Sementara Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) selama 2006 menerima 3 pengaduan untuk masalah keterlambatan, layanan tiket 7 pengaduan, bagasai hilang 5 pengaduan, layanan petugas 10 pengaduan, iklan tiket 1 pengaduan, dan kursi hilang 1 pengaduan. Pengaduan paliang besar ditujukan ke maskapai Adam Air dengan total 8 pengaduan. Sementara di tahun 2007 untuk layanan tiket YLKI menerima 3 pengaduan, layanan petugas 1 pengaduan, refund 1 pengaduan, dan kecelakaan 1 pengaduan dengan pengaduan terbanyak pada maskapai Lion Air 3 pengaduan.YLKI mennyimpulkan penyebab pengaduan keterlambatan 23 persen, pemesanan tiket 18 persen, layanan petugas chek-in 18 persen, fasilitas tidak berfungsi 11 persen, perilaku awak kabin 9 persen, kebersihan 8 persen, bagasi hilang 5 persen, keamanan 4 persen.Ketua YLKI, Huzna Zahir meminta operator penerbangan agar jangan melihat pengaduan ini sebagai hal negatif tapi harus dijadikan feedback. Sedangkan pemerintah bisa menjadikannya sebagai evaluasi kinerja operator penerbangan dan evaluasi kebijakan. YLKI juga meminta dibuatnya tempat pengaduan khusus dan hotline service bebas pulsa yang tidak sekedar memberikan jawaban standar. (ir/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads