6 Perusahaan Kembangkan CBM

6 Perusahaan Kembangkan CBM

- detikFinance
Jumat, 27 Apr 2007 11:12 WIB
Jakarta - Sebanyak 6 perusahaan sudah memasukkan usulan joint study maupun joint evaluasi untuk pengembangan Coal Bed Methane (CBM). CBM merupakan gas yang terdapat di lapisan batubara. Perusahaan itu adalah konsorsium Epindo-Medco, Pertamina EP, konsorsium Santos-PGN, Vico, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) dan Trans Asia Resources. Hal ini disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) R Priyono disela-sela 4th Asean +3 Natural Gas Forum di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (27/4/2007).Konsorsium Medco-Epindo mengajukan joint evaluasi di wilayah kerja Medco di Sumatera Selatan. Rencananya Medco akan mendapat penunjukkan langsung di wilayah itu pada bulan Mei esok."Kalau Medco datang dulu, kalau dia kan sudah punya wilayahnya, jadi seperti penunjukan langsung," ujarnya.Dari usulan penawaran yang masuk, ada beberapa yang mengajukan joint study dan pilot project. Sehingga wilayah kerja yang tidak bisa ditawarkan periode ini akan ditawarkan pada periode berikutnya, sekitar 4 bulan mendatang.Selain Sumatera Selatan, daerah lain yang menarik untuk pengembangan CBM adalah Kalimantan. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro pada sambutannya menyebutkan bahwa sumberdaya CBM di Indonesia mencapai 400 tcf."Kalau ini dikembangkan, maka bisa menaikan produksi gas kita. Sehingga bisa untuk kebutuhan domestik," ujarnya. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads