Kalla: Strategic Partner Garuda Masih Terkendala
Jumat, 27 Apr 2007 14:19 WIB
Jakarta - Pemerintah masih mengalami kendala dalam memilih strategic partner yang akan bermitra dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia.Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/4/2007)."Soal kelangsungan hidup Garuda nanti akan dibicarakan. Tapi sejauh ini, pemerintah masih terkendala pada strategic partner," ujarnya.Rencananya pemerintah akan membahas strategic partnernya Garuda hari ini. Namun rapat yang dipimpin Wapres itu tidak jadi dilaksanakan karena ada anggota kabinet yang tidak hadir. Dirut Garuda Emirsyah Satar pun tidak hadir."Garuda tetap kita akan atur sesuai dengan strategic partner. Tata cara dan bagaimana caranya akan dibahas walaupun rapat hari ini kita tunda karena dua menteri tidak ada. Minggu depan," ujarnyaGaruda lanjut Wapres, butuh pendanaan lebih besar. "Garuda membutuhkan suatu manajemen yang baik sehingga bisa ditemukan strategic partner. Semua airline sebetulnya adalah networking. Butuh kerja sama. Semua airline butuh kerja sama, termasuk Garuda. Karena itu, kebutuhan strategic partner seperti itu," imbuhnya.Beberapa investor sudah mengajukan minat untuk meminang Garuda antara lain Grup Rajawali, dan maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa.
(ddn/ir)











































