Pertamina akan Impor LPG 4 Juta Ton 2010

Pertamina akan Impor LPG 4 Juta Ton 2010

- detikFinance
Jumat, 27 Apr 2007 14:43 WIB
Jakarta - Pertamina akan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) sekitar 4 juta ton mulai 2010. Sumber pasokan yang sudah pasti adalah Timur Tengah. Sedangkan Australia sudah menyatakan minatnya, Thailand pun dinilai menarik untuk dilirik.Perusahaan migas dari Australia yang menawarkan adalah BP Asutralia, sedangkan yang dari Thailand akan melalui PTT Tahiland.Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal usai sholat Jumat, di Gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/4/2007)."BP Australia sudah kita dekati, lagi dibahas. Thailand itu PTT. Tapi belum bicara, kita lihat Thailand punya potensi. Belum omong sama sekali,"ujarnya.Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan LPG yang akan meningkat dengan adanyakonversi minyak tanah ke LPG. Ia menjelaskan, kebutuhan LPG nasional setelah program konversi lengkap mencapaisekitar 6 juta ton. Dari jumlah itu, baru sekitar 2 juta ton yang bisa dipenuhi dari kilang dalam negeri."Kalau kebutuhan konversi jalan semua maka sekitar 5-6 juta ton pada 2010. Daridalam negeri yang sudah diidentifikasi 2 juta ton sisanya 4 juta ton impor,"ujarnya. Faisal menambahkan, angka impor itu bisa menurun jika pasokan dari kilang dalamnegeri meningkat.LPG yang datang dari luar negeri rencananya akan diterima di sekitar Jawa Barat atau Jawa Timur. Saat ini Pertamina sedang mempersiapkan fasilitas penerimanya, yaitu kilang refrigerator."Nanti masuknya sekitar di Jatim dan Jabar. Tapi belum dipastikan lokasi pastinya dimana. Sekarang kita sedang siapkan kilang refrigeratornya dulu. Kita sekarang lagi feasibility," ujarnya. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads