Terbelit Utang Bank, Ribuan Petani India Bunuh Diri
Sabtu, 28 Apr 2007 16:47 WIB
New Delhi -
Pemerintah India menyatakan lebih dari 8.900 petani India bunuh diri sejak tahun 2001 karena terbelit utang pertanian dari bank. Jumlah tersebut bertambah panjang dengan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang petani dan dua anaknya di wilayah negara bagian Punjab, India Timur, Jumat (27/4/2007).Demikian dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (28/4/2007).Petani dan dua anak remajanya itu melakukan bunuh diri setelah menelan racun karena panennya gagal sehingga membuatnya tidak bisa membayar bunga bank sebesar 8 ribu rupee atau sekitar US$ 177 dolar (Rp 1,6 juta)."Permasalahan di wilayah pedesaan akibat jumlah petani yang bunuh diri karena terbelit utang telah menunjukkan indikasi yang mengkhawatirkan selama kurun waktu lima tahun terakhir," kata Menteri negara bagian Punjab Prakash Singh Badal.Untuk mengatasi tingkat bunuh diri petani yang kian mengkhawatirkan tersebut, 15 April lalu pemerintah India menawarkan skema asuransi kepada petani untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen akibat cuaca yang tidak kondusif.Bulan lalu pemerintah India juga mengumumkan 43 juta dari total 49 juta keluarga petani India terbelit utang.
(ard/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































