Merpati Diminta All Out Tarik Dana US$ 1 Juta dari TALG

Merpati Diminta All Out Tarik Dana US$ 1 Juta dari TALG

- detikFinance
Sabtu, 28 Apr 2007 17:43 WIB
Banten - Manajemen PT Merpati Airlines diminta kerja keras untuk menarik dananya yang sudah disetorkan ke Thirdstone Aircraft Leasing Group (TALG) US$ 1 juta untuk sewa pesawat."Saya minta direksi Merpati all out untuk melakukan klaim kepada perusahaan leasing tersebut, untuk sekurang-kurangnya mengembalikan uangMerpati US$ 1 juta yang sudah dibayarkan," kata Menneg BUMN Sugiharto.Hal itu ditegaskan Sugiharto di sela-sela acara pemancangan pertama pembangunan proyek PLTU 2 Labuan Banten di Desa Sukamaju Kecamatan Labuan, Banten, Sabtu (28/4/2007).Penipuan terjadi ketika Merpati akan menambah 2 armada pesawatnya dengan Boeing 737-400 dan Boeing 737-500.Merpati dan brokernya TALG menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai tanda keinginan untuk melakukan kerjasama penyewaan pesawat itu. Kemudian pada 21 Desember 2006 pihak Merpati mentransfer dana sebesar US$ 1 juta kepada broker tersebut sebagai uang pangkal. Namun setelah uang ditransfer, pihak Merpati belum juga menerima pesawat tersebut hingga kini. Seharusnya dua pesawat itu sudah bisa mulai melayani penerbangan Merpati pada Januari 2007 lalu.Sebenarnya kata Sugiharto, di dalam dunia bisnis terjadinya default dalam bertransaksi itu hal yang biasa. Yang harus didalami itu adalah bagaimana bisnis prosesnya bisa terjadi sehingga risiko default tadi tidak bisa dimitigasi, dikurangi atau dihindari.Sugiharto juga menegaskan dalam sewa-menyewa pesawat itu tidak ada dana pemerintah yang dipakai."Setahu saya Merpati sebuah persero yang dalam UU No.19/2003 merupakan aset yangtelah dipisahkan. Jadi pemerintah memiliki saham dengan segala haknya," katanya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads