Tim Nuklir Indonesia Diharapkan Terbentuk Mei
Minggu, 29 Apr 2007 13:08 WIB
Jakarta - Pembentukan Nuclear Energy Planning Implementation Organization (NEPIO) diharapkan bisa rampung bulan depan.Organisasi inilah yang akan menentukan nasib Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir pertama di Indonesia.Hal ini disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) Jacob Purwono ketika dihubungi detikcom, Minggu (29/4/2007)."Sekarang sedang di Sekretaris Kabinet, mudah-mudahan selesai secepatnya. Bulan depan...semoga ya," ujarnya.Purwono membocorkan, organisasi ini akan terbagi menjadi dua tim. Dirinya akan menjabat jadi Ketua Tim Pelaksana sedangkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro akan menjadi Ketua Tim Pengarah.Tim Pelaksana akan terdiri dari berbagai pihak antara lain perwakilan Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan BPPT.Sedangkan dalam Tim Pengarah berisi para menteri, antara lain Menteri Keuangan, Menteri Ristek dan Teknologi, dan Menteri Lingkungan Hidup.Indonesia bermaksud membangun PLTN pertamanya di Jepara, Jawa Tengah, pada 2015 dengan total investasi US$ 3 miliar.Purwono mengaku tak khawatir diprotes karena mengembangkan nuklir untuk listrik. "Kita (Indonesia) kan sudah menandatangani perjanjian yang menyatakan mendukung nuklir untuk peace,"ujarnya.Sebelumnya Kepala Pusat Diseminasi Iptek Nuklir BATAN TAswanda Taryo menyatakan organisasi ini akan menentukan siapa pemilik PLTN, siapa yang akan mendanai, siapa yang akan membangunnya, dan bagaimana term and condition-nya.
(lih/nrl)











































