Korea Buat Rel KA di Kaltim
Senin, 30 Apr 2007 15:47 WIB
Jakarta - Pengusaha Korea dan Indonesia sepakat bekerja sama untuk membangun infrastruktur kereta di Kalimantan Timur. Pembangunan rel ini untuk memudahkan pengangkutan batu bara.Selain pembangunan jalur kereta api, pengusaha Korea juga berminat untuk membangun pabrik infus di Jawa Barat.Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari E Pangestu usai penandatanganan kerja sama antara pengusaha Korea dan pemerintah Indonesia, di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Senin (30/4/2007)."Untuk sementara nilai investasinya belum, ini baru MoU karena mereka baru strategic alliance, jadi belum membahas nilai investasinya," ujar Mari.Investor Korea, lanjutnya, belum meminta insentif berinvestasi di Indonesia. Pemerintah sendiri memang tidak memberi insentif khusus kepada satu negara. Insentif hanya diberikan kepada sektor tertentu yang merupakan industri pionir seperti biofuel, dan industri yang menciptakan lapangan kerja banyak."Kita belum mengeluarkan aturan mengenai insentif kecuali PP No 1 tahun 2007 yang memberikan insentif dalam investment allowance," ujarnya.Mengenai minat pengusaha Korea terhadap sektor tekstil, menurut Mari, Korea masih melakukan evaluasi terhadap sektor ini. Apakah menguntungkan bagi mereka atau tidak."Dia masih evaluasi apakah dia bisa investasi untuk tekstil dan membantu kita dalam revitalisasi tekstil," ujar Mari.
(ddn/ir)











































