Rupert Murdoch Tawar Dow Jones US$ 5 Miliar

Rupert Murdoch Tawar Dow Jones US$ 5 Miliar

- detikFinance
Rabu, 02 Mei 2007 10:01 WIB
New York - Raja media pemilik News Corp, Rupert Murdoch secara resmi mengumumkan rencana pembelian Dow Jones senilai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 45 triliun.Dengan langkah tersebut, Murdoch akan menyatukan harian bisnis Wall Street Journal (WSJ) ke dalam kerajaan bisnisnya. Dow Jones merupakan penerbit WSJ dan juga edisi online serta internasionalnya. Dow Jones merupakan penyedia informasi dan berita ekonomi dan finansial dalam berbagai bentuk."Kami menilai (WSJ) adalah koran terbesar Amerika, dan juga salah satu yang terbesar di dunia," ujar Murdoch yang merupakan Chairman dan CEO News Corp dalam wawancara dengan stasiun televisi News Corp dan dikutip AFP, Rabu (2/5/2007).News Corp menyatakan pihaknya akan membuat 'penawaran yang bersahabat' untuk mengakuisisi seluruh saham Dow Jones senilai 60 dolar AS per saham secara tunai ataupun kombinasi antara tunai dan saham. Harga penawaran Murdoch tersebut berarti 63 persen premium di atas harga rata-rata terakhir saham Dow Jones. "(WSJ) memiliki jurnalis yang hebat, dan saya kira pembaca yang lebih luas. Banyak kesempatan yang bisa dilakukan disini," tambah Murdoch.Dewan Direksi Dow Jones dan juga perwakilan dari keluarga Bancroft yang memegang hak voting mayoritas mengaku akan mengevaluasi penawaran Murdoch tersebut. Namun ABC News melaporkan, keluarga Bancroft sudah bersiap menolak tawaran raja media Australia tersebut."Tidak ada jaminan penawaran ini akan berujung pada transaksi," ujar Dow Jones dalam pernyataan seperti dikutip dari situsnya. Penawaran tersebut membuat harga saham Dow Jones dan sejumlah media AS lainnya melambung. Harga saham Dow Jones melonjak hingga 55 persen menjadi US$ 56,20. Sementara saham New York Times Co naik 6,5 persen menjadi US$ 24,93 dan McClatcy Newspaper naik 2 persen menjadi 29,48. Sementara saham News Corp malah turun 1,01 dolar menjadi US$ 22,99. Murdoch merupakan raja media Australia yang kini memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. Di bawah kerajaann media News Corp, Murdoch mengontrol stasiun televisi Fox, sejumlah studio flm dan BSkyB. Di Indonesia, Murdoch memiliki stasiun televisi ANTV.News Corp juga menguasai sejumlah saham di koran seperti The Sun, The Times, New York Post dan The Australian. (qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads