Bulog Baru Serap Separuh Gabah Petani, Opsi Impor Terbuka

Bulog Baru Serap Separuh Gabah Petani, Opsi Impor Terbuka

- detikFinance
Rabu, 02 Mei 2007 15:02 WIB
Jakarta - Perum Bulog selama April 2007 berhasil menyerap gabah petani hingga 413 ribu ton dari target penyerapan sebanyak 900 ribu ton. Apabila hingga akhir Mei target tersebut tidak tercapai, maka pada Juni atau Juli mendatang akan diambil keputusan apakah dilakukan kembali impor.Demikian disampaikan Dirut perum Bulog Mustafa Abubakar saat makan siang bersama wartawan di Restoran Sari Bundo, Jalan Prapatan, Jakarta, Rabu (2/5/2007)."Pengadaan dalam negeri setara beras yang terkontrak mencapai 413 ribu ton, sebanyak 300 ribu ton telah masuk gudang," kata Mustafa.Sedangkan posisi impor Januari hingga akhir April mencapai 520 ribu ton dari rencana impor 1,5 juta ton baik dari Vietnam maupun Thailand. Impor itu dilakukan sebagian besar lewat jalur G to G, sisanya dilakukan swasta."Pengendalian suplai dalam negeri dibandingkan kebutuhan harus lebih cermat perhitungannya oleh BPS dan Deptan. Sehingga Juni atau Juli kita bisa mengetahui apakah kita perlu impor atau cukup posisi standby yang tersisa sekitar kurang dari satu juta ton," jelas Mustafa."Dalam rapat kordinasi di Menko tadi kita usul izin impor nanti dipegang oleh Bulog. Baru kemudian Bulog tender kepada mitra baik pengadaan dari negara produsen maupun jasa angkutan," ungkap Mustafa.Sementara pembagian beras rakyat miskin (raskin) sampai hari ini mencapai 600 ribu ton atau lebih 30 persen dari pagu 2007 yang sebanyak 1,89 juta ton.Mustafa menilai stabilisasi harga beras telah berjalan baik terbukti dengan terjadinya deflasi pada bulan April, mengingat kontribusi inflasi sebagian besar berasal dari faktor beras. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads