PLN Percepat Pembangunan Transmisi Palu-Parigi
Rabu, 02 Mei 2007 16:15 WIB
Palu - PT PLN (persero) akan mempercepat pembangunan transmisi Palu-Parigi menjadi Desember tahun ini, atau lebih cepat 4 bulan dari target semula pada April 2008."Itu target ambisius kita," ujar Direktur Transmisi dan Distribusi Herman Darnel Ibrahim disela-sela peresmian pembangkit listrik dan sejumlah proyek lainnya di Palu, Rabu (2/5/2007). Transmisi ini dibangun dengan segera untuk menyalurkan kelebihan daya yang dihasilkan PLTU Palu 2x15 MW. Dengan adanya pembangkit ini, maka akan ada kelebihan daya sekitar 5-10 MW, karena beban puncak di Palu dan sekitarnya saat ini mencapai 20-25 MW. Lebih lanjut Herman menjelaskan, tambahan pasokan listrik dari PLTU Palu ini akan meringankan kerja pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang selama ini menyuplai Parigi dan sekitarnya. Itu berarti juga akan mengurangi minyak diesel yang dibakar selama ini. Penghematan minyak diesel yang dibakar tersebut diperkirakan mencapai 100.000 kiloliter per tahun dengan nilai Rp 400 miliar. Herman melanjutkan, harga jual listrik dari pembangkit ini diperkirakan mencapai US$ 7-8 sen per kWh untuk industri. "Walau sekarang belum ada kebutuhan industri yang banyak, tapi nantinya ini akan mendorong pertumbuhan industri di Palu," ujar Herman. Sementara itu, Deputi Direktur Pembinaan Pembangkitan PLN Agus Darmadi mengungkapkan bahwa pembangkit yang baru ini hanya mampu memenuhi defisit listrik untuk sementara. Karena meskipun bisa memenuhi kebutuhan listrik yang ada sekarang, pasokan tersebut masih dinilai kurang untuk memenuhi kebutuhan selanjutnya. Kedepan, diprediksi kebutuhan listrik akan terus meningkat. Ia menyebutkan, hingga saat ini saja daftar tunggu pelanggan PLN Palu dan sekitarnya mencapai 50 MW. "Dengan 3 pembangkit ini sementara teratasi, tapi daftar tunggu sampai saat ini sudah banyak, sampai 50 MW,"ujarnya.
(lih/qom)











































