Pengusahanya Kabur dari Indonesia, Korsel Menyesal
Rabu, 02 Mei 2007 17:34 WIB
Jakarta - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menyatakan penyesalan atas kasus kaburnya seorang pengusaha asal Korsel dari pabriknya di Tangerang hingga mengakibatkan ribuan orang pekerjanya terkatung-katung.Penyesalan di atas disampaikan Menteri Perindustrian dan Energi Korsel Kim Yong Ju usai diterima Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) di VVIP Room Pangkalan Militer Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/5/2007)."Sebagai yang bertanggungjawab di bidang industri, saya sangat sesalkan terjadinya kasus dua minggu lalu itu," ujar Kim.Meski tidak dapat memberi jaminan, Kim yakin kasus itu tidak terulang di masa mendatang. Sebab kondisi keuangan sebagian besar dari perusahaan-perusahaan Korsel yang menanamkan modalnya ke luar negeri sangat sehat."Ke depan saya rasa hal itu tidak lagi terjadi. Saya harap demikian," ujar Kim.Lebih lanjut Kim menyatakan pihaknya saat tengah menjajaki potensi sekitar 50 proyek di Indonesia. Beberapa di antaranya bidang energi, industri, tambang dan infrastruktur.Menurutnya, sejauh ini yang menjadi keluhan utama pengusaha Korsel di Indonesia, adalah kurang sinkronnya aturan di daerah dengan pusat. Besar harapan masalah koordinasi jajaran pemerintah itu dapat segera dicari penyelesaiannya."Sebenarnya ini bukan masalah yang serius hingga dapat halangi niat kami berinvestasi. Tapi perlu diselesaikan. Pak Budiono tadi janjikan itu," imbuh Kim.
(lh/qom)











































