Hitungan Subsidi Listrik dan BBM Selisih Triliunan

Hitungan Subsidi Listrik dan BBM Selisih Triliunan

- detikFinance
Kamis, 03 Mei 2007 13:04 WIB
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya selisih subsidi BBM dan listrik tahun 2005. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, subsisi BBM dan listrik tahun 2005 sebesar Rp 104,78 triliun dan Rp 10,63 triliun. "Sementara menurut perhitungan Pertamina dan PLN adalah sebesar Rp 110 triliun dan Rp 12,51 triliun, sehingga terdapat koreksi sebesar Rp 5,22 triliun dan Rp 1,88 triliun," jelas Ketua BPK Anwar Nasution.Ia menyampaikan hal itu saat menyampaikan buku ihtisar hasil pemeriksaan semester II tahun anggaran 2006 kepada pimpinan DPD dalam sidang paripurna DPD di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5/2007). Meski demikian, Anwar mengatakan, BPK tidak mempunyai kekuasaan untuk mengambil tindakan atas temuan ini. "Semua itu bergantung lagi pada pemerintah, bagaimana pemerintah menindaklanjuti temuan-temuan tersebut," tegasnya.Temuan atas selisih subsidi BBM dan listrik itu merupakan satu dari tiga temuan yang dinilai BPK perlu mendapat perhatian. Temuan lainnya adalah kantor BNI London yang menggerogoti kantor pusat dan pemberian kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk tahun buku 2005 yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads