Hess Tawarkan LPG ke Pertamina
Kamis, 03 Mei 2007 16:18 WIB
Jakarta -
Perusahaan migas, Hess menawarkan LPG yang diproduksinya di Ujung Pangkah, Jawa Timur ke Pertamina. Produksi LPG di lapangan tersebut diprediksi mencapai 6.000 barel per hari ekuivalen minyak. Namun LPG tersebut baru bisa diproduksi 3 bulan setelah minyak di lapangan itu sudah mencapai 25.000 barel per hari pada 2009. Hal ini disampaikan Kepala BP Migas Kardaya Warnika disela-sela jumpa pers tentang produksi pertama Hess di kantor Hess, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5/2007)."Kita minta LPG ini prioritas untuk dalam negeri. Kalau dalam negeri tentunya Pertamina," ujarnya. Selain LPG, tahun ini Hess berencana memproduksi minyak dengan volume 5000 barel per hari pada tahun ini.Saat ini Hess juga baru memulai produksi gas pertamanya dengan volume 100 mmscfd. Gas ini akan digunakan PLN untuk menggerakkan pembangkitnya di Gresik. Namun produksi ini masih bisa ditingkatkan sampai 130 mmscfd. Kardaya menambahkan, investasi di proyek ini mencapai US$ 200 juta. "Tapi ini bisa bertambah sejalan dengan proyek," ujarnya. Produksi dari lapangan ini akan dialirkan ke wilayah Gresik dengan pipa sepanjang 39 km.
(lih/qom)










































