Dirut Bulog Dinilai Belum Greget

Dirut Bulog Dinilai Belum Greget

- detikFinance
Kamis, 03 Mei 2007 18:15 WIB
Medan - Dirut Bulog Mustafa Abubakar yang sudah menempati posnya sekitar 1,5 bulan dinilai belum memberi kinerja yang greget. Mustafa pun diminta membuktikan janjinya untuk memperbaiki Bulog.Kritikan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR Suswono MMA di sela-sela acara Dialog Petani dan Nelayan di Hotel Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (3/5/2007).Suswono menilai, untuk betul-betul menilai baik tidaknya kinerja Mustafa Abu Bakar baru kelihatan setelah 3-6 bulan masa jabatannya. Sementara saat ini, Mustafa baru menjabat selama sekitar 1,5 bulan. "Kita mengingatkan Dirut Bulog untuk membuktikan apa yang dia janjikan dulu saat akan menjabat," ungkap Suswono.Suswono menyebutkan sejumlah indikasi belum adanya greget Dirut Bulog yang baru itu. Di antarnya, pertama, Satgas Bulog yang bertugas aktif mencari gabah belum kelihatan aksinya. "Padahala hal ini dulu sempat digembar-gemborkannya," katanya. Kedua, dari lapangan diketahui bahwa para petani saat ini masih juga mengeluhkan sulitnya menjual gabah ke Bulog. Ketiga, Bulog belum juga melakukan sosialisasi maksimal soal rencana Bulog menampung gabah para petani."Ini kita mengingatkan Dirut Bulog sebab setelah sebulan lebih jabatannya belum kelihatan juga nampak gregetnya. Kita tahu membenahi Bulog memang bukan tugas mudah, tapi kita percaya Pak Mustafa bisa, dia itu orang yang baik," paparnya.Suswono menyatakan, tak ada alasan buat Bulog untuk tak bisa menampung gabah petani, selain karena ketidaksungguhan dan kemalasan. Bulog saat ini telah mempunyai 120 unit Unit Pengelolaan Gabah dan Beras (UPGB). Dari keseluruhan alat itu, kata Suswono, yang difungsikan baru sekitar 10 persen. Sisanya akan jadi besi tua. padahal harganya sangat mahal, setiap unitnya Rp 3,8 miliar. Menurutnya, saat inilah waktunya buat Bulog untuk memanfaatkan semua UPGB yang ada. Dengan memaksimalkan upaya membeli gabah petani diharapkan juga bisa pula menekan impor beras. "Untuk memaksimalkan kesungguhan dan keseriusan Bulog, ya kuncinya ada di tangan Dirut Bulog yang baru ini, kita sangat beraharap bisa membuktinya janji dan semangatnya," ujarnya.Kendati mengkritik, namun Suswono juga berharap Mustafa Abu Bakar tak bernasib sama dengan para pendahulunya yang jadi pesakitan di pengadilan. (rul/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads