Laba GM Merosot Hingga 90%

Laba GM Merosot Hingga 90%

- detikFinance
Jumat, 04 Mei 2007 11:45 WIB
Chicago - Lesunya pasar perumahan di Amerika Serikat, ikut mendorong penurunan laba produsen otomotif AS General Motors hingga 90 persen. GM memiliki unit usaha yang bergerak di bidang pembiyaan rumah General Motors Acceptance Corporation (GMAC). Penurunan harga rumah di AS mengakibatkan kinerja GMAC terganggu yang akhirnya menggerogoti laba GM secara keseluruhan.Laba GMAC hilang hingga US$ 305 juta pada triwulan pertama tahun ini. Padahal laba GMAC mencapai US$ 495 juta pada tahun lalu.Demikian dilansir AFP, Jumat (4/5/2007). Laba bersih perusahaan yang bermarkas di Detroit pada triwulan I-2007 ini hanya US$ 62 juta, turun 90 persen dari laba triwulan I-2006 sebesar US$ 602 juta.Gara-gara penurunan laba, saham GM langsung turun 4,13 persen menjadi US$ 31,16.Divisi otomotif GM membukukan laba bersih US$ 272 juta. Operasi GM di Amerika Utara juga kehilangan US$ 85 juta.Pincangnya GM ini akhirnya membuat perusahaan mobil asal Jepang, Toyota, merajai industri mobil dunia. Namun manajemen GM yakin mereka akan kembali mengambil alih."Kami melihat adanya kemajuan di bidang otomotif setelah kami menerapkan strategi jitu sejak 2 tahun yang lalu," ujar Chief Executif GM Rick Wagoner.Direktur Keuangan Fritz Henderson yakin GM mampu mengurangi biaya operasi hingga US$ 9 miliar tahun ini. "Kami tentunya mengharapkan ada penghematan kontinu," ujarnyaHenderson mencatat ada perbaikan dalam pendapatan per mobil yang naik menjadi US$ 21,072 pada triwulan I-2007 dari US$ 20,008 per triwulan I-2006.Namun dia juga mengkhawatirkan kinerja GM akan terganggu oleh naik turunnya harga minyak. Harga minyak yang berubah terus akan membuat konsumen menjauh dari truk dan SUV produksi GM. Konsumen dikhawatirkan akan memilih mobil yang lebih irit BBM. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads