3 Opsi Atasi Kekurangan Gas di Kaltim
Jumat, 04 Mei 2007 11:48 WIB
Jakarta - Pemerintah menyiapkan 3 opsi untuk mengatasi kekurangan pasokan gas di Kalimantan Timur. Opsi pertama adalah berkompromi ke pembeli untuk mengurangi volume gas yang diekspor. Kedua adalah swap atau pengalihan pasokan gas. Jika ini disetujui, kemungkinan perlaihan pasokan akan dimabil dari Qatar atau Malaysia. Terakhir adalah men-divert atau menunda ekspor hingga 2010, saat pasokan sudah memungkinkan. Jadi pasokan yang tidak dipenuhi sekarang akan dipenuhi tahun mendatang. "Saat ini kita sedang bicarakan, mana yang kita buyers mau, ada timnya. Kalau bisa drop saja, atau pilihan kedua dan ketiga," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai peluncuran neraca gas di departemen ESDM, Jumat (4/5/2007). Sedangkan terkait pembangunan pipa Kaltim-Jateng, pemerintah belum memutuskan apakah pembangunan masih layak atau tidak walau kondisi Kaltim defisit gas. "Kita akan tunggu sampai batasnya, Juli," ujar Purnomo.
(lih/qom)











































