Mercy Betah di Pasar RI, Audi Wait and See, VW Hati-hati
Senin, 07 Mei 2007 13:45 WIB
Jakarta -
Perusahaan otomotif asal Jerman punya pandangan beragam soal pasar otomotif di Indonesia. Mercedes (Mercy) mengaku betah, Audi lihat-lihat dulu sedangkan VW memilih untuk berhati-hati.Pandangan ketiga raksasa otomotif itu terangkum dari hasil kunjungan pemerintah yang diwakili Dirjen Industri Alat Angkut dan Telematika Depperin, Budhi Dharmadi ketika bertandang ketiga pabrik tersebut. Pabrik Mercy di Stuttgart, Audi di Ingalstabt dan VW di Walssburg."Berita-berita di luar negeri ada image seolah-olah Indonesia sudah tidak bagus untuk pasar otomotif, untuk itu kita yakinkan Indonesia tetap prospektif untuk base produksi. Produsen Eropa saat ini lebih melihat pertumbuhan besar di Asia Timur baik dari sisi ekonomi maupun pasar otomotifnya," ujar Budhi, di Gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/5/2007).Menurut Budhi, Mercy tetap melihat Indonesia prospektif menjadi pasarnya dan menyatakan komitmennya untuk tidak hengkang di Indonesia. Sementara Audi mengaku wait and see dan VW sedang mencari informasi dan cukup hati hati."Mercy menyatakan akan stay di Indonesia tidak akan meninggalkan Indonesia dengan memperluas pangsa pasarnya agar penjualan mereka kembali seperti di tahun 2005," kata Budhi.Mercy sudah punya pabrik perakitan di Gunung Putri dan mengimpor mobilnya dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).Sementara Audi yang lebih suka pasar di Cina juga mulai tawarkan untuk berinvestasi di Indonesia."Audi itu punya divisi ASEAN dan Asia Pasifik di Cina, tapi untuk memenuhi pasar Cina saja sudah kewalahan dia kita tawarkan untuk pasar Asia Timur untuk berinvestasi di Indonesia," tutur Budhi.Budhi juga menjelaskan, penjualan mobil di bulan April 2007 mengalami kenaikan 50 persen dibanding April tahun lalu. Penjualan mobil mulai naik menyusul turunnya bunga kredit, dampak kenaikan BBM yang mulai hilang, injeksi modal baru dan serta naiknya pendapatan per kapita masyarakat.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































