Bantuan Minim, RI Harus Sewa Perusahaan Lobi

Bantuan Minim, RI Harus Sewa Perusahaan Lobi

- detikFinance
Selasa, 08 Mei 2007 13:21 WIB
Jakarta - Soal lobi-melobi ternyata tidak semata hanya dilakukan oleh pengusaha untuk melancarkan bisnisnya. Bantuan antar negara pun ternyata bisa dilobikan.Minimnya bantuan yang diterima Indonesia dari negara-negara asing selama ini dinilai karena Indonesia tidak menggunakan jasa perusahaan lobi.Demikian disampaikan oleh pengamat ekonomi yang juga ketua Global Nexus Christianto Wibisono seusai bertemu Wapres Jusuf Kalla, di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (8/5/2007)."Jika dibandingkan dengan India, Pakistan dan Mesir jumlah bantuan yang kita terima sangat sedikit. Pencairan sering terganjal di kongres atau senat," ujar Christianto.Dijelaskannya, banyak negara-negara menggunakan perusahaan jasa lobi terutama dari Amerika Serikat untuk mendapatkan bantuan dari negara Adidaya tersebut."Kalau menggunakan perusahaan lobi, untuk meningkatkan kerjasama misalnya hubungan Indonesia-Amerika itu bisa dilakukan dengan melobi kongres, senat atau presiden," papar Christianto.Memang diakui Christianto, biaya menggunakan perusahaan lobi tidak murah namun dengan menggunakan perusahaan lobi, justru hasil yang diperoleh bisa maksimal."Kalau kita mengeluarkan 1 juta dolar untuk mendapat 100 juta doalar, nilai 1 juta itu tidak seberapa," urai Christianto.Menurutnya, memang soal lobi-melobi di Indonesia masih terkesan negatif, karena selalu diasosiasikan dengan menyuap."Permasalahan mendasar di Indonesia adalah lobi dalam konteks internasional, jasa lobi memang dibutuhkan," tutup Christianto. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads