Pertamina Cari Utangan US$ 500 Juta Untuk Danai Proyek
Selasa, 08 Mei 2007 18:52 WIB
Jakarta -
PT Pertamina (persero) akan mencari pembiayaan baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendanai proyek-proyeknya (project financing) hingga senilai US$ 500 juta. Direktur Keuangan Frederick Siahaan menyatakan, dana tersebut akan digunakan Pertamina untuk membiayai sektor hulu dan hilirnya. "Itu nantinya untuk pendanaan Pondok Tengah, Kilang Balongan itu untuk revamping dan kilang untuk propilen," ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerjasama Corporate Card antara Pertamina dan Mandiri di Auditorium Pertamina, Jakarta, Selasa (8/5/2007) Diharapkan project financing bisa didapat September tahun ini. Bahkan Pertamina berencana menggelar roadshow internasional untuk mendapatkan dana tersebut. "Roadshow paling tidak satu bulan sebelumnya," ujarnya. Frederick mengaku optimistis Pertamina bisa mendapatkan dana tersebut. Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada 25 institusi keuangan yang menyatakan berminat, termasuk Bank Mandiri. Sementara Dirut Mandiri Agus Martowardoyo menyatakan, Bank Mandiri selalu tertarik untuk mendanai proyek-proyek Pertamina. "Semua proyek Pertamina yang sedang dijalankan, kita pasti tertarik," ujarnya di kesempatan yang sama. Frederick melanjutkan, Pertamina tidak mempermasalahkan apakah para penyokong dana tersebut akan membentuk konsorsium atau mendanai sendiri, yang penting Pertamina mendapatkan penawaran yang murah. "Tergantung proposal mereka, apakah mau sendiri atau konsorsium kita tidak permasalahkan, bagi pertamina yang penting murah dan kompetitif," ujarnya.
(lih/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































