Sofyan Djalil Dapat Ultimatum
Rabu, 09 Mei 2007 14:08 WIB
Jakarta - Belum satu hari menjabat sebagai Meneg BUMN, Sofyan Djalil sudah mendapat tuntutan dan ultimatum. Tuntutan dan ultimatum tersebut dilontarkan oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu (FSPBB) kepada Sofyan untuk segera mengganti jajaran direksi PT Garuda Indonesia dalam kurun waktu satu minggu. Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka FSPBB mengultimatum untuk melakukan demonstrasi besar di kantor BUMN."Waktunya satu minggu dari sekarang untuk Sofyan Djalil untuk merombak direksi Garuda Indonesia," kata ketua FSPBB FX Arif Poyuono, disela-sela deklarasi sekretariat bersama serikat pekerja Garuda Indonesia bersatu, di kantor Garuda Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (9/5/2007)."Penggantian direksi perlu karena waktu pengangkatannya dulu kental kolusi," ujar Arif.Arif juga menilai dirut dan jajaran direksi gagal untuk meningkatkan kinerja Garuda Indonesia dengan berbagai indikator."Garuda yang tadinya perusahaan penerbangan terbaik menjadi masuk peringkat dua, ini sangat berefek sekali pada luar negeri, juga banyak pilot garuda yang eksodus ke maskapai lain dalam 2 tahun terakhir ini," papar Arif.Selain itu Arif juga akan menuntut penggantian diretur SDM PT Angkasa Pura I yang dinilai sering mengintimidasi karyawan.
(hdi/qom)











































