Sofyan Umumkan Program Kerja Lengkap 1-2 Minggu Lagi

Sofyan Umumkan Program Kerja Lengkap 1-2 Minggu Lagi

- detikFinance
Rabu, 09 Mei 2007 15:15 WIB
Jakarta - Sebagai Menneg BUMN yang baru, wajar saja jika Sofyan Djalil belum ngeh medan kerjanya. Namun ia berjanji akan membeberkan secara lengkap program kerjanya dalam 1-2 minggu kedepan. "Seminggu-dua minggu depan saya akan bikin konferensi pers lengkap apa yang akan saya lakukan. Tentu saya harus koordinasi dengan presiden, wapres, menko dan menteri lain prioritas mendesaknya apa untuk bulan-bulan pertama," jelas Sofyan.Ia menyampaikan hal itu usai pelantikan dirinya sebagai Menneg BUMN di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (9/5/2007).Didesak berkali-kali oleh wartawan tentang program kerjanya, Sofyan malah meminta para jurnalis untuk bersabar."Tunggu dulu. Pokonya apa yang harus dikerjakan kita kerjakan. Sabar dulu. Orang sabar disayang Tuhan," ujar Sofyan sambil memegang tangan wartawan yang ada didepannya. Belum puas, wartawan pun kembali menanyai Sofyan soal pandangannya tentang rencana privatisasi BUMN. Lagi-lagi pertanyaan itu dijawab dengan ngambang oleh mantan Menkominfo itu."Saya perlu diskusikan dulu seperti isi UU Pasar Modal. Lebih mudah pengawasannya. Kalau BUMN bisa jadi perusahaan publik dan laporan keuangan orang bisa lihat, itu jauh lebih baik. Tapi tentu harus bertahap," katanya.Nggak takut diambil asing? "Nggak ada urusan. Perusahaan publik nggak harus jual saham," tegasnya.Penjualan BUMN, lanjut Sofyan, termasuk juga yang menderita rugi. "Karena orang percaya sebab rugi pun orang tahu kan. Ini dalam rangka ciptakan tranparansi tadi. Saya amat yakin 'matahari adalah pembunuh kuman yg baik'," ujar Sofyan mengulang pernyataan yang pernah disampaikan sebelumnya,Mengenai prioritas dalam jangka pendek, Sofyan mengaku akan melakukan apa saya untuk mempercepat lari BUMN. "Segala ketidakpastian dan tertunda selama ini akan kita percepat. Tenang aja deh. Sabar dulu. Anda menanyakan situasi yang belum saya dapat subtansinya. Nanti setelah dua minggu saya ungkap. Kalau Anda nggak sabar, nggak disayang Tuhan," ujarnya sambil tersenyum."Hal mendesak apa?" tanya wartawan."Sertijab," pungkasnya sambil tertawa. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads