BI Ingin Ubah Persepsi Inflasi
Rabu, 09 Mei 2007 16:00 WIB
Jakarta - Didalam otak masyarakat, tertanam dalam-dalam bahwa inflasi Indonesia masih dua digit. Bank Indonesia pun merasa khawatir apa yang tertanam tersebut bisa benar-benar terealisasi sehingga target inflasi satu digit tak tercapai.Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur BI Burhanuddin Abdullah usai menghadiri pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (9/5/2007)."Untuk Indonesia, target 5 persen plus minus 1 sudah cukup tight karena kita punya kebiasaan dulu, yang ada di dalam mind-nya masyarakat bahwa inflasi kita itu sudah double digit, karena ada di mind-nya masyarakat kecenderungan untuk terjadi cukup besar," jelasnya."Makanya kita coba ubah perilaku itu. Kita bawa pelan-pelan dalam jangka panjang ke tingkat inflasi single digit dan kalau bisa rendah," imbuhnya.Mengenai seberapa rendah inflasi itu, Burhanuddin mengatakan, paling tidak angkanya harus sama dengan negara tetangga dan pesaingnya seperti Malaysia dan Thailand. "Kalau bisa 4-5 pesen itu baik untuk perekonomian," tambahnya.Penurunan BI RateTerkait kemungkinan BI Rate, Burhanuddin mengatakan bahwa hal itu akan dilakukan dengan melihat perkembangan inflasi dan juga likuiditas internasional."Likuditas internasional yang begitu banyak dan target inflasi yang kemungkinan tercapai, maka saya kira ruangan untuk penurunan masih ada. Seberapa besarnya kita lihat bulan ke bulan," jelasnya.Faktor lain yang akan dijadikan pertimbangan adalah hasil pertemuan Federal Reserve pada hari ini untuk menentukan pergerakan suku bunga AS.Soal penguatan nilai tukar rupiah, Burhanuddin menilai hal itu terjadi karena masuknya dana asing ditengah banjir likuiditas internasional.Meski bertekad untuk menjaga volatilitasnya, namun BI menilai posisi rupiah saat ini masih cukup aman."Saya kira angka itu masih tetap dalam range yang sesuai dengan survai BI cukup comfortable. Waktu itu survei terhadap sekitar 400 pengusaha eksportir dan importir range-nya itu Rp 8.500 - Rp 9.500 (per dolar AS)," tandasnya.
(qom/ir)











































