Kalla: Bulog Jadi Incaran!
Kamis, 10 Mei 2007 13:27 WIB
Jakarta - Bulog memang menggiurkan. Tak heran, banyak pihak yang mengincar Bulog. Wapres Jusuf Kalla menyebut, ada tiga pihak yang kini tengah mengincar Bulog.Tiga pihak yang mengincar Bulog itu adalah petani, konsumen serta polisi dan jaksa."Yang pertama mengincar Bulog adalah petani, kapan Bulog datang membeli gabah saya. Kedua, konsumen kalau harga naik. Kapan Bulog OP? Dan belakangan ini Bulog menjadi incaran polisi dan jaksa, kapan Anda bersalah?" seloroh Kalla.Ia menyampaikan hal itu saat peringatan ulang tahun Bulog ke-40 di Gedung Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/5/2007).Sebagai orang yang juga pernah memimpin Bulog, Kalla mengakui bahwa menjadi Kabulog memang tugas yang berat sekaligus amal ibadah."Kita semua apresiasi terhadap pak Rahardi, pak Bustanil dan pak Beddu yang mempertaruhkan sejarah hidupnya dengan Bulog, risiko mereka yang tanggung," jelasnya."Sesama mantan Kabulog, saya beri suatu support. Walau saya tidak sekeras risiko beliau-beliau, risiko saya sederhana, saya langsung dipecat dan saya selamat," kelakar Kalla.Dalam kesempatan itu, Kalla juga menyampaikan bahwa apapun yang terjadi, Bulog tidak akan rugi karena berapapun harganya, beras Bulog tetap akan dibeli pemerintah."Negara memandatkan pelaksanaannya kepada Bulog. Pemerintah menjamin Bulog, jadi Bulog tidak pernah rugi karena berapapun akan dibayar pemerintah. Bunga dibayar pemerintah, sewa gudang dibayari. Ongkos-ongkos juga. Bulog untung karena jual ke pemerintah," jelas Kalla. Kalla juga menegaskan, apapun yang terjadi Bulog tidak akan dibubarkan. "Karena kita butuh jaminan di masa depan, kita perlu menata ulang pikiran-pikiran, menaikkan stok. Tidak mungkin negara ini kerja dengan hanya impor terus. Kita juga harus jalankan fungsi dengan baik," pungkasnya.
(qom/ir)











































