Greenspan: Krisis Moneter Asia Takkan Terulang

Greenspan: Krisis Moneter Asia Takkan Terulang

- detikFinance
Jumat, 11 Mei 2007 13:32 WIB
Singapura - Asia tidak akan dihantam oleh badai krisis untuk yang kedua kalinya. Dibanding era tahun 1997, Asia kini telah memiliki cadangan devisa dalam jumlah yang lebih besar.Asia juga dinilai telah mengambil sejumlah langkah untuk mengumpulkan cadangan devisa yang besar tersebut dalam rangka menghindari krisis moneter yang mengerikan di masa lalu. Total cadangan devisa Asia mencapai US$ 2,7 triliun.Hal tersebut disampaikan oleh seorang peserta diskusi tertutup yang diselenggarakan Merrill Lynch, mengutip pernyataan Alan Greenspan.Forum diskusi tersebut digelar di Singapura, sementara mantan Gubernur Bank Sentral AS tersebut berbicara via satelit dari Washington."Kemungkinan krisis tahun 1997 terulang kembali sebenarnya tidak ada," ujar seorang peserta mengutip pernyataan Greenspan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (11/5/2007).Menurut peserta yang enggan disebut namanya tersebut, Greenspan menyampaikan bahwa Bank Sentral Asia kini telah memiliki cadangan devisa yang cukup. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi 10 tahun silam, saat sejumlah Bank Sentral Asia mengalami defisit neraca berjalan.Greenspan pun menyebut langkah yang baik dari negara-negara ASEAN plus Jepang, Korsel dan Cina untuk saling bertukar cadangan melalui kesepakatan bilateral swap arrangement (BSA). Legenda ekonomi itu juga menyampaikan, melambatnya perekonomian AS akan memberi dampak pada ekspor negara Asia Selatan. Namun dampak tersebut bisa diimbangi oleh kuatnya konsumsi domestik. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads