Calon Pengganti Wolfowitz Bermunculan
Minggu, 13 Mei 2007 14:22 WIB
Washington - Dewan Eksekutif Bank Dunia dijadwalkan akan memberi keputusan masa depan Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz pada minggu ini. Wolfowitz digoyang isu pemberian gaji bagi pacarnya yang berujung tuntutan mundur dari berbagai pihak.Komite Etik Bank Dunia sudah menyatakan Wolfowitz bersalah. Akibatnya spekulasi berakhirnya karir Wolfowitz di bank pembangunan dunia itu mulai menguat.Meski Wolfowitz belum pasti mundur, namun seperti jamur di musim hujan, nama-nama calon pengganti eks Dubes AS untuk Indonesia itu mulai bermunculan.Seperti dilansir Minggu (13/5/2007), koran-koran di AS menyebut nama Robert Zoellick, mantan perwakilan dagang AS, di urutan pertama disusul Mohamed A. El-Erian yang merupakan CEO dari Harvard Management Company dan terakhir Kemal Davis, dari Turki, yang merupakan pimpinan United Nations Development Program (UNDP).Biasanya, AS akan langsung menyebutkan nama calon presiden Bank Dunia, karena memiliki hak voting paling besar, sementara pemerintah Eropa biasanya menunjuk calon dari IMF.Koran Wall Street Journal (WSJ) yang sampai sekarang mendukung Wolfowitz, pada Jumat lalu menyarankan Presiden AS George Bush agar memberi tempat bagi Wolfowitz sebagai duta besar di Pakistan, Indonesia atau Nigeria. Selain jadi dubes, WSJ juga menyarankan Bush bisa menggunakan jasa Wolfowitz di Deplu AS.Negara-negara Eropa yang jelas-jelas menginginkan Wolfowitz mundur, sepertinya mencari jalan untuk menghindari konfrontasi langsung dengan AS."Pemimpin kunci Eropa tidak menginginkan adanya kontroversi baru dengan AS. Mereka menginginkan Wolfowitz mundur sendiri," ujar Michael Mussa, mantan ekonom dari IMF.Ketua Senat AS dari Demokrat Harry Reid meminta Bush untuk segera mengambil langkah mengatasi krisis Wolfowitz.Reid mengkhawatirkan skandal Wolfowitz akan mengancam posisi Washington di Bank Dunia. "Kami meminta Bush untuk segera mengambil tindakan mengakhiri krisis ini," ujarnya.
(ddn/nrl)











































