Pertamina EP Serba Salah

Pertamina EP Serba Salah

- detikFinance
Senin, 14 Mei 2007 17:30 WIB
Jakarta - Pertamina EP mengaku serba salah karena harus memasok gas diluar kemampuan. Direktur Pertamina EP Kun Kurnely menyatakan pihaknya terpaksa memangkas pasokan gas untuk PGN, yang merupakan distributor gas ke industri keramik Jabar. Hal itu karena Pertamina EP juga diharuskan memasok gas untuk pabrik Pupuk Kujang yang seharusnya dipasok BP Off Shore West Java. "Selama ini Pertamina diminta memasok Kujang karena BP belum mulai produksi," ujarnya disela-sela "31st IPA Convention and Exhibition" di Jakarta Convention Center, Senin (14/5/2007). Menurutnya, kontrak Pertamina dan Pupuk Kujang sudah habis dan tidak ada lagi kewajiban Pertamina untuk memasok gas ke Pupuk Kujang. Seharusnya BP yang melanjutkan pasokan gas ke Pupuk Kujang sejak Januari 2007. Tapi ternyata BP belum siap, sehingga harus diambil alih oleh Pertamina EP. Selain Pupuk Kujang, Pertamina EP juga harus memasok pabrik Krakatau Steel. Jadi mau tidak mau, Pertamina EP terpaksa memangkas volume gas untuk PGN. Walaupun Pertamina EP memasok Krakatau Steel dan Pupuk Kujang dengan kebutuhan minimum. "Ya akhirnya korbannya PGN, ini kan simalakama, kami harus pasok yang diluar kemampuan kami," katanya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads