Obyek Vital Nasional Sektor ESDM Tersisa 126 Unit
Selasa, 15 Mei 2007 10:22 WIB
Jakarta - Obyek vital nasional (obvitnas) di sektor energi dan sumber daya mineral terus berkurang. Namun berkurangnya obvitnas sektor ESDM itu disebabkan karena ada pengelompokan proyek oleh Pertamina, dan bukan karena berkurangnya proyek.Pada tahun 2004, obvitnas sektor ESDM berjumlah 252 unit, dan pada tahun 2005 menjadi 270. Namun sejak Mei 2007 ditetapkan hanya tinggal 126 unit obvitnas. Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat jumpa pers tentang obvitnas di Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (15/5/2007)."Jadi bukannya proyek kita berkurang, tapi beberapa proyek terutama Pertamina itu digabung menjadi kluster-kluster karena biar tidak berdiri sendiri-sendiri," jelas Purnomo.Sebelumnya Pertamina mempunyai 192 obvitnas. Namun kemudian dikelompokkan sehingga tinggal menjadi 47 obvitnas. Sedangkan di sektor pertambangan, bertambah 1 obvitnas yaitu penambangan di Halmahera. Rincian obvitnas yang dikelola adalah BP Migas (33), Pertamina (47), PGN (7), PLN (28), Dirjen Minerbapabum (11).Koordinator obvitnas dari Departemen ESDM Muzakir menjelaskan, penanganan untuk obvitnas ini tidak selalu oleh TNI. Namun juga akan dilakukan oleh kepolisian selain pengamanan oleh instansi pengelola di ring 1 dan pengamanan oleh masyarakat sekitar di ring 2. Sedangkan untuk obvitnas yang ada di lepas pantai seperti di Ambalat, akan dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. "Memang banyak obvitnas yang lepas pantai seperti Ambalat, itu nanti ditangani oleh TNI AL. Seperti juga kabel PLN ditangani oleh TNI AL. Namun di daerah pantainya oleh polisi," jelasnya.
(qom/ir)











































