Pertumbuhan Ekonomi 2008 Ditargetkan 6,6-7 Persen
Selasa, 15 Mei 2007 18:44 WIB
Jakarta - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2008 sebesar 6,6 hingga 7 persen. Angka itu berarti lebih tinggi dari target pertumbuhan 2007 sebesar 6,3 persen.Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menjelaskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2008 di Gedung Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Selasa (15/5/2007). RKP itu telah diteken Presiden SBY pada Senin (14/5/2007) kemarin."Pemerintah tetap akan menjaga stabilitas ekonomi makro, menjaga tingkat inflasi," ujar Menkeu Sri Mulyani.Sumber pertumbuhan antara lain konsumsi rumah tangga yang diharapkan tumbuh 5,9 persen, sementara konsumsi pemerintah tumbuh 6,2 persen. Sementara nominal PDB sebesar Rp 4.290 triliun.Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah akan melakukan progam peningkatan daya beli melalui stabilitas harga, penurunan suku bunga, program nasional pemberdayaan masyarakat, BLT bersyarat dan subsidi yang tepat.Investasi diharap tumbuh 15,5 persen baik oleh swasta, pemerintah maupun BUMN tahun 2008. Perkuatan sumber investasi antara lain dari pembangunan proyek 10.000 megawatt atau crash program dan pembangunan jalan tol trans Jawa 1.000 km.Untuk ekspor diharap tumbuh 12 persen, impor 17 persen pada tahun 2008. Sedangkan tingkat pengangguran ditargetkan sebesar 8-9 persen dengan jumlah orang miskin 15-16,8 persen.Tingkat inflasi diperkirakan sebesar 6 persen. Dan defisit anggaran tahun 2008 diperkirakan sebesar 1,6 hingga 1,8 persen PDB.Menurut Sri Mulyani, defisit tersebut berarti bertambah sekitar Rp 30-40 triliun dibanding defisit 2006. Untuk itu, pemerintah akan bersikat hati-hati karena berarti pemerintah akan menambah utang untuk menambal defisit tersebut."Maka kita harus make sure untuk belanja yang produktif," jelas Menkeu.Belanja yang produktif misalnya adalah untuk listrik, jalan raya dan ketahanan pangan. "Jadi defisit itu kita harap bisa menghasilkan output yang bisa membiayai defisit," tandasnya.
(ddn/qom)











































