Jual Beli Listrik Sarulla Mundur
Rabu, 16 Mei 2007 11:48 WIB
Jakarta - Penandatanganan perjanjian jual beli listrik (PPA/Power Purchasing Agreement) antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Medco Energi Internasional Tbk dari lapangan Sarulla mundur menjadi bulan depan dari rencana terakhir Mei 2007.Dirut Medco Hilmi Panigoro menyatakan hal tersebut disela-sela acara 31st Annual Indoensian Petroleum Association (IPA) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (16/5/2007)."PPA masih dibahas, memang sudah hampir selesai. Sepertinya Juni baru bisa diteken," ujarnya.Dalam PPA itu direncanakan Medco menjual listrik ke PLN seharga US$ 4,6 sen/kWh. Listrik yang dijual Medco itu dihasilkan dari pengembangan geothermal dari lapangan Sarulla, Sumatera Utara milik Medco.Selain Medco sebagai pemilik terbesar, perusahaan asal Jepang Itochu juga memiliki bagian di proyek ini sebesar 25 persen dan Ormat sebesar 12,5 persen. Sisanya milik Medco.Sumber daya geothermal di Sarulla diperkirakan bisa menghasilkan listrik hingga 1.000 MW. Namun Hilmi menjelaskan, sebagai tahap pertama baru akan diproduksi sekitar 110 MW dan berkembang menjadi 330 MW.Setelah PPA ditandatangani, Medco akan bersiap-siap melakukan konstruksi. Sehingga operasi baru bisa dimulai 3 tahun setelahnya yakni sekitar tahun 2010.Sedangkan Deputi Direktur Pengelolaan IPP (Independet Power Producer/penghasil listrik swasta) PLN Nasri Sebayang membenarkan hal tersebut."Sepertinya Juni, masih ada beberapa yang harus difinalkan termasuk membentuk special company," ujarnya.
(lih/ir)











































