Industri TPT RI Terkendala 10 Masalah

Industri TPT RI Terkendala 10 Masalah

- detikFinance
Rabu, 16 Mei 2007 12:55 WIB
Jakarta - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Indonesia terkendala 10 permasalahan. Perbankan hanya bisa membantu menyelesaikan masalah pendanaan. Sisanya seperti masalah kepabeanan berada dalam domain pemerintah.Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono di sela-sela acaraSosialisasi program tersebut di Gedung BI, Jl. Thamrin, Jakarta (16/5/2007)."Ada 10 permasalahan yang dihadapi oleh TPT, dan salah satunya adalah pendanaan, ini yang kita (BI) coba selesaikan, masalah yang lainnya ada di area pemerintah seperti kepabeanan dan lain-lain," jelasnya.Untuk itu, Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) bekerjasama dalam membuat program Peningkatan Teknologi Industri Tekstil dan Produk Tekstil dengan mempertemukan antara perbankan dengan para pelaku bisnis TPT. Program ini dibuat untuk meningkatkan modernisasi mesin atau peralatan di dalam industri tersebut melalui pembiayaan oleh perbankan. "Jadi ini jangan salah jadi nanti dalam sosialisasi mengacu pada modernisasi permesinan, mudah-mudahan dengan adanya mesin baru bisa lebih efisien," ujarnya.Dia mengatakan bahwa bagi perbankan, sektor tekstil ini mempunyai prospek yang baik. hal ini diindikasikan dari peningkatan ekspor produk TPT selama triwulan I-2007. "Kita lihat ekspor kita meningkat, kuartal I tahun ini waktu itu kita prediksikan agak turun sedikit karena harga dunia akan turun, ternyata belum, jadi harga dunia masih bagus, ekspor masih naik tinggi," paparnya. (dnl/ard)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads