4 Akuntan Besar 'Kuasai' RI
Selasa, 22 Mei 2007 17:53 WIB
Jakarta - Jumlah akuntan di Indonesia masih minim. Namun itu tidak berarti para akuntan kebanjiran order. Gara-garanya, audit keuangan perusahaan di Indonesia sudah dikuasai oleh 'The Big Four'.Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Emiten Indonesia Airlangga Hartanto dalam Kongres Luar Biasa IAI 2007 di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (22/5/2007). Sayangnya, Airlangga tidak merinci nama akuntan 'The Big Four' itu.Sementara Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan AKuntan Indonesia Ahmadi Hadibroto mengatakan, iklim audit keuangan di Indonesia dinilai sangat memprihatinkan. Regulasi dipandang menjadi penyebab tidak berkembangnya akuntan-akuntan dalam negeri. Ia menyampaikan, saat ini di Indonesia hanya terdapat 1050 Kantor Akuntan Publik yang harus melayani 200 juta jiwa. "Padahal Singapura yang rakyatnya hanya 40 juta jiwa sudah punya 23.000 akuntan publik," ujarnya.Namun menurut Airlangga, hal itu tidak berarti akuntan publik kebanjiran order kareba audit keuangan perusahaan yang tercatat dibursa masih didominasi oleh 'The Big Four'. Empat kantor akuntan publik besar dan afiliasinya itu menguasai sekitar 45% audit keuangan emiten. Sedangkan sisanya sekitar 55% diaudit oleh KAP lainnya. Porsi ini menurut Ahmadi, dikarenakan untuk mengaudit sebuah perusahaan yang besar seperti Telkom dibutuhkan setidaknya 100 orang akuntan. Di Indonesia, KAP yang punya akuntan lebih dari 100 orang hanya 9 KAP. Sehingga kantor lainnya yang punya akuntan lebih sedikit kurang kebagian order. "Ini membuat beberapa KAP memilih untuk kompromi. Alasannya, dapat order saja susah, masa harus dibuang-buang?" ujarnya. Kondisi seperti ini juga disebabkan aturan pemerintah yang tidak mewajibkan audit keuangan bagi perusahaan di Indonesia. "Kalau nggak ada kewajiban, siapa yang mau diaudit? Berarti akan diaudit oleh Dirjen Pajak. Padahal kemampuan Pajak juga terbatas. Sistemnya jadi 'semau gue'. Kalau diperiksa Pajak dan ketangkep itu namanya apes," ujarnya.
(lih/qom)











































