RI Pantau Terus Harga Minyak

RI Pantau Terus Harga Minyak

- detikFinance
Rabu, 23 Mei 2007 17:00 WIB
Jakarta - Harga minyak internasional yang akhir-akhir ini terus naik, bahkan sempat mencapai US$ 70 per barel akan terus dipantau oleh pemerintah, karena asumsi harga minyak dalam APBN 2007 sebesar US$ 63 per barel.Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (23/5/2007)."Kita mesti amati terus, kejadian seperti ini terkait masalah politik jadi kita mesti lihat dulu perkembangan politiknya seperti apa," ujarnya.Kenaikan harga minyak belum perlu dikhawatirkan karena harga minyak yang meningkat adalah harga minyak jenis Brent North Sea yang diperdagangkan di London dan bukan harga minyak yang ditentukan oleh ICP (Indonesian Crude Price)."Harga yang dilihat sekarang itu harga Brent dan WTI, bukan harga ICP, jadi hati-hati kalau kita melihat. Brent itu memang tinggi, ICP itu spreadnya masih 3-4 dolar per barel. ICP itu bertengger di level US$ 63-65 per barel.Soal antisipasi harga minyak dalam APBN, yang terkait dengan subsidi, Purnomo mengatakan bahwa pemerintah masih dapat melakukan perhitungan dalam APBN-P."Kan harganya fluktuasi, kita akan siapkan nanti, kan masih ada kesempatan di semester 2 untuk nantinya APBN-P, kita masih ada waktu," ujarnya. (ddn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads