Mobil Cina Bukan Ancaman
Kamis, 24 Mei 2007 15:14 WIB
Jakarta - Masuknya mobil produk Cina diyakini tidak akan mengancam pasar mobil di Indonesia. Mobil-mobil yang dijual di Indonesia dinilai sudah punya pasar masing-masing."Konsumen kita kan loyal dengan brand. Tidak akan mengancam karena segmen mobil Cina itu berbeda," kata Dirjen Industri Alat Angkut dan Telematika Depperin Budhi Dharmadi.Ia menyampaikan hal itu disela acara 'China Machinery and Electronic Trade Exhibition', di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (24/5/2007).Budhi mencontohkan, mobil Cina Chery QQ bermain di segmen yang sama dengan Kia Picanto. Pasar mobil kecil jenis ini masih kecil sehingga dengan banyaknya pemain diharapkan pasarnya ikut membesar karena mereka mengisi pasar yang kosong."Seperti waktu Kijang Kapsul naik menjadi Kijang Innova. Untuk kelas atas namanya Innova dan kelas bawah Avanza, jadi yang tengah-tengah kosong, lalu masuklah APV yang mengisi segmen tengah, jadi ada segmen yang diciptakan mereka," jelas Budhi.Budhi berharap, masuknya mobil Cina bukan hanya mencari pasar tapi juga menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya."Arahnya tetap Indonesia dijadikan basis produksi, biasanya mereka mulai dengan perakitan dulu yang harus memakai komponen lokal," ujarnya. Apabila mobil Cina itu ingin mengambil pasar ASEAN yang memiliki penduduk 550 juta penduduk, maka mereka harus memenuhi persyaratan 40 persen ASEAN content.
(ir/qom)











































