DMO Minyak Sawit Mentah Diusulkan 15 Persen

DMO Minyak Sawit Mentah Diusulkan 15 Persen

- detikFinance
Jumat, 25 Mei 2007 17:21 WIB
Jakarta - Wacana penerapan kebijakan wajib pasok pasar domestik atau domestik market obligation (DMO) kepada produsen minyak sawit mentah (CPO) untuk menjaga pasokan CPO yang digunakan untuk pengadaan biofuel di dalam negeri.Tim Nasional Bahan Bakar Nabati (Timnas BBN) mengusulkan DMO CPO yang digunakan untuk biofuel sebesar 15 persen. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Timnas BBN Evita Legowo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (25/5/2007). "Itu (DMO) termasuk dari 15 rekomendasi yang kita ajukan. Tapi kita belum tulis angakanya. Dari obrolan awal Tim Nas sih sekitar 15 persen. Karena sekarang kan dunia lagi haus biofuel, kalau diekspor semua, kita yang repot,"ujarnya. Dalam rekomendasi tersebut, Tim Nas juga mengusulkan soal Pajak Pertambahan Nilai (PPN), PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor), dan mandatori. Saat ini PPN untuk produk bahan bakar nabati sebesar 10 persen, timnas mengusulkan agar dilakukan penghapusan. Untuk yang satu ini, harus berurusan dengan Menteri Keuangan. Untuk PBBKPB, timnas mengusulkan agar dipotong setengah menjadi 2,5 persen dari sebelumnya 5 persen. "Tapi ini harus dengan persetujuan daerah. Sekarang baru DKI yang setuju untuk BBG (bahan bakar gas)," ujarnya. Sementara mandatori merupakan kewajiban yang akan diberlakukan terkait penggunaan BBN. Rencananya, minggu depan timnas akan presentasi di hadapan tim pengarah, dan diharapkan keputusan mengenai DMO segera keluar. (lih/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads