Mau Dijadikan BUMN Center
Sofyan Minta Garuda Jual Gedung
Senin, 28 Mei 2007 10:58 WIB
Jakarta - Menneg BUMN Sofyan Djalil minta PT Garuda Indonesia segera menjual gedungnya, dan pindah ke Cengkareng. Permintaan itu berkaitan dengan rencana Kementerian BUMN membuat gedung untuk BUMN Center. "Karena saya pikir Garuda itu yang penting punya pesawat, bukan gedung bagus. Jadi kalau menurut saya, pindah saja ke Angkasa Pura yang di Cengkareng itu," ujar Sofyan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (28/5/2007).Menurut Sofyan, gedung Garuda itu untuk selanjutnya akan dijadikan sebagai kantor Danareksa. Nah, gedung Danareksa sendiri akan dijadikan kantor Kementerian BUMN sekaligus BUMN Center. "Yang menjadi masalah sekarang, Danareksa merasa sulit mencari gedung baru. kalau mau beli properti dibelakang Hotel Indonesia, itu tidak bisa jadi hak milik karena seperti itu setelah 30 tahun dioperasikan oleh operator yang sekarang itu akan dikembalikan ke negara. Jadi kalau Danareksa beli, cuma buat 30 tahun," jelas Sofyan. Untuk itu, Danareksa disarankan membeli saja Gedung Garuda yang terletak bersebelahan di Jalan Medan Merdeka Selatan. Sehingga nantinya kantor Danareksa dan gedung Kementerian BUMN akan saling berdekatan."Sebagai gantinya, Bagaimana kalau kita beli gedung Garuda saja, kan bisa bantu Garuda juga. Itu bisa jadi BUMN Center. Kementerian paling cuma butuh beberapa lantai saja. Siapa tahu BUMN jadi besar, seperti Temasek," jelasnya. Untuk mewujudkan niat tersebut, Kementerian BUMN saat ini tengah mencari penyelesaiannya. "Insya Allah kita cari penyelesaiannya dalam waktu 1 bulan," tegasnya.Sekretaris Menneg BUMN Said Didu sebelumnya mengungkapkan, Gedung Garuda akan segera dilego dengan harga Rp 250 miliar. Namun karena gedung itu terletak di Ring 1 atau berdekatan dengan Istana Negara, maka gedung itu akan dilego ke instansi pemerintah atau BUMN.
(qom/ir)











































