RI-Malaysia Tangkal Kampanye Hitam Kelapa Sawit

RI-Malaysia Tangkal Kampanye Hitam Kelapa Sawit

- detikFinance
Senin, 28 Mei 2007 12:00 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyosialiasikan kelapa sawit secara proporsioanal dan tidak berlebihan. Ini untuk menangkal kampanye hitam yang digulirkan beberapa pihak termasuk negara asing.Kampanye hitam dilakukan dengan sengaja untuk menjatuhkan citra kelapa sawit tersebut dengan menyebarkan isu bahwa kelapa sawit berbahaya bagi tubuh. Juga dihembuskan isu perkebunan kelapa sawit menyebabkan turunnya populasi hutan. Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, di Istana WakilPresiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (28/5/2007).Indonesia dan Malaysia merupakan negara pengekspor kelapa sawit dalam jumlah besar di dunia."Sejak 3 hari yang lalu menteri pertanian menghadiri rapat rutin di Malaysia, ada komisi sawit dan bicara soal minyak goreng, mengenai kampanye hitam, kedua negara sepakat untuk sosialiasikan secara proporsional," ujar Fahmi.Dilanjutkan Fahmi, sepulangnya dari Malaysia, Menteri Pertanian akan menerapkan kebijakan DMO (domestic market obligation atau kewajiban pasok pasar domestik) pada akhir bulan Mei ini.Dipaparkan Fahmi, kebutuhan kelapa sawit dalam negeri Indonesia untuk makanan dan industri, sebelum diolah mencapai 4,5 juta ton per tahun. Sementara produksi mencapai 14 juta ton setahun. (hdi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads