PLN Beri Insentif untuk Kegiatan Industri di Malam Hari
Senin, 28 Mei 2007 14:50 WIB
Jakarta -
Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana menambah insentif pada industri agar bersedia mengalihkan jam kerjanya pada tengah malam. Dengan begitu beban puncak pada siang hari hingga malam bisa dikurangi. Kebijakan ini diambil terkait naiknya beban puncak dalam 2 bulan terakhir. "Mungkin nanti akan kita kaji tata nilainya, agar industri mau mengalihkan ke tengah malam," ujar Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Sunggu Anwar Aritonang.Ia menyatakannya usai konfrensi pers tentang obligasi PLN Rp 3 triliun, di Kantor PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senini (28/5/2007).Untuk membahas itu, Sunggu mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dengan General Manager PLN seluruh Indonesia Senin malam ini.Menurut Sunggu, dengan menguatnya rupiah atas dolar AS, perekonomian semakin meningkat. Sehingga beban puncak naik 3-4 persen menjadi sekitar 15.400 MW."Mungkin ini tandanya ekonomi menggeliat," tambahnya.Sebelumnya PLN memang sudah menerapkan insentif bagi industri yang bisa membantu pengurangan beban puncak. Namun nampaknya insentif itu kurang mempan hingga beban puncak masih terus naik.
(lih/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































