Kekurangan Privatisasi 2006 Dialihkan ke 2007

Kekurangan Privatisasi 2006 Dialihkan ke 2007

- detikFinance
Senin, 28 Mei 2007 18:52 WIB
Jakarta - Kekurangan setoran privatisasi tahun 2006 akan dialihkan ke tahun 2007. Pada tahun 2006, pemerintah hanya mendapatkan setoran privatisasi BUMN dari penjualan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebesar Rp 2,1 triliun.Perolehan tersebut berarti dibawah target privatisasi 2006 sebesar Rp 3,1 triliun. Sementara setoran privatisasi dalam APBN 2007 ditargetkan sebesar Rp 2 triliun.Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengalihkan kekurangan setoran privatisasi itu ke APBN-P 2007. "Untuk privatisasi ini kami sampaikan ke Menneg BUMN kekurangan dari setoran privatisasi tahun 2006 akan di-carry over ke tahun 2007. Makanya, dalam APBN 2007 ada kenaikan dalam pos privatisasi," ujarnya dalam rapat dengan Panitia Anggaran DPR RI, Senin (28/5/2007).Ia menambahkan, tentunya setiap privatisasi BUMN harus melalui persetujuan dengan DPR karena prosesnya sudah disepakati dengan DPR. "Privatisasi harus dengan persetujuan DPR karena menyangkut BUMN yang prosesnya sudah disepakati DPR dan bagaimana realisasinya. Terutama bila mereka melakukan privatisasi saat harga saham naik sehingga akan dapat lebih banyak. Karena itu kita akan berkomunikasi dengan Menneg BUMN," jelasnya.Ditambahkannya, Depkeu tentunya selalu memeriksa realisasi dari anggaran. Kalau ada kekurangan di pos yang satu, Depkeu akan melakukan kebijakan utuk mengamankan kekurangan anggaran tersebut tentunya dengan terlebih dahulu konsultasi dengan DPR. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads