Inflasi Cina Tergantung Babi

Inflasi Cina Tergantung Babi

- detikFinance
Selasa, 29 Mei 2007 11:51 WIB
Beijing - Babi menjadi elemen yang sangat penting bagi perekonomian Cina. Saking pentingnya, pergerakan inflasi bakal sangat ditentukan oleh harga daging babi.Nah, lonjakan harga daging babi akhir-akhir ini sampai-sampai mencemaskan semua kalangan. Lonjakan harga daging babi yang sangat tajam bahkan telah memaksa Perdana Menteri (PM) Cina Wen Jiabao untuk melakukan intervensi secara personal. Hal itu juga diiringi dengan peringatan tentang ancaman stabilitas sosial dalam beberapa pekan ke depan.Hal tersebut ditulis oleh salah satu media berpengaruh Cina, 'China Daily' dalam editorialnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/5/2007)."Bahwa kenaikan harga daging babi akan berimbas pada diet masyarakat adalah salah satu alasan bagi PM Wen untuk menelusurinya," tulis editorial China Daily.Pada akhir pekan, PM Wen memang berkeliling ke sejumlah wilayah di Barat Laut Cina yang merupakan produsen utama babi. Kunjungan itu juga diartikan bahwa pemerintah Cina memberi perhatian lebih terhadap baik.China Daily menuliskan, penurunan harga babi menjadi salah satu kunci dalam mengendalikan inflasi di Cina.Menurut Menteri Pertanian Cina, harga babi hidup selama April telah melonjak hingga 71,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara harga daging babi naik 29,3 persen.Lonjakan harga babi tersebut menaikkan indeks harga konsumen yang merupakan instrumen inti inflasi hingga 3,3 persen selama Maret dan naik 3 persen selama April. Bank Sentral Cina sendiri mematok inflasi 3 persen sebagai level 'membahayakan'. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads