Jalin Sinergi
Garuda-Merpati Bisa Tukar Tiket
Kamis, 31 Mei 2007 11:06 WIB
Jakarta - Dua BUMN penerbangan, PT Garuda Indonesia dan PT Merpati Nusantara Airlines menjalin sinergi. Nantinya, konsumen pemilik tiket Garuda bisa menggunakan pesawat Merpati, dan sebaliknya. Secarat teknis, misalnya ada konsumen dari Jambi yang hendak ke Singapura. Sebelumnya, konsumen harus direpotkan dengan membeli tiket Merpati dari Jambi ke Jakarta dulu, dan lanjut dengan membeli tiket Garuda jurusan Jakarta-Singapura.Nah, dengan kerjasama ini, konsumen dari Jambi cukup membeli tiket Merpati dan selanjutnya menelpon call center Garuda untuk menuju Singapura."Nanti semua flight number Merpati sudah ada di sistem kita, jadi kita booking," kata EVP Sales and Marketing Garuda, Agus Priyanto. Ia menyampaikan hal itu disela-sela penandatanganan kerjasama sinergi layanan angkutan udara antara Garuda dan Merpati, yang ditandatangani di kantor Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (31/5/2007).Hadir dalam penandatanganan acara tersebut Dirut Garuda Emirsyah Satar dan Dirut Merpati Hotasi Nababan."Yang terpenting dalam kerjasama ini adalah efisiensi karena Garuda tidak perlu memiliki rute penerbangan yang sudah dimiliki Merpati," kata Emirsyah.Kerjasama ini mencakup kerjasama pemasaran dan pengangkutan dan penyelarasan/pengaturan jadwal penerbangan serta kerjasama operasional. "Kami anggap ini sebagai tantangan, dalam bisnis tidak ada istilah takut," lanjut Emirsyah.Sementara Agus menambahkan, kerjasama ini akan saling menguntungkan kedua belah pihak. Garuda tidak perlu membuat rute baru dan Merpati juga bisa memasarkan tiket Garuda. "Penumpang juga sangat diuntungkan karena tidak perlu ganti pembukuan, ganti tiket pesawat. Jadi semua lebih mudah," katanya.Agus menjelaskan, kerjasama ini sangat menguntungkan kedua belah maskapai BUMN ini karena selama ini Garuda menggarap rute-rute kota besar, seperti Jakarta, Medan, Padang, Pelambang, Denpasar. Sementara Merpati banyak fokus pada Indonesia Timur dan kota lainnya seperti Jambi, Bengkulu, Nias.Rute yang potensial digarap bersama adalah Jakarta-Bengkulu, Jakarta-Jambi, Jakarta-Pangkal Pinang, Jakarta-Nias, Denpasar-Lombok, Denpasar-Bima. Anggota Komisi V Hadi Jamal dari FPAN yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, kerjasama dua BUMN penerbangan ini tidak ada ruginya."Barangkali tahap awal pasti ada kendala, Tapi saya yakin pak Emir dan pak Hotasi bisa mengatasi. Merpati ini kan lebih banyak di Indonesia Timur, jadi nanti saling melengkapi, itu sudah tren dunia," ujarnya.
(qom/ir)











































