Setelah 3 Tahun Dilarang
RI Impor Lagi Daging Sapi AS
Senin, 04 Jun 2007 14:19 WIB
Subang - Pemerintah akhirnya membuka keran impor daging sapi dari AS untuk menghilangkan ketergantungan dari Autralia dan Selandia Baru. Kedua negara itu merupakan pemasok daging sapi impor untuk Indonesia selama tiga tahun terakhir."Apa kita mau seumur-umur tergantung pada Australia dan New Zealand," kata Menteri Pertanian Anton Apriantono.Ia menyampaikan hal itu kepada detikFinance usai acara panen padi Mira-1 bersama Presiden SBY di Desa Rancadaka, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (4/5/2007).Anton menambahkan, impor daging sapi dari Amerika Serikat (AS) dilakukan untuk menciptakan persaingan yang sehat. Menurutnya, pemerintah akan membuka semua kemungkinan untuk terjadinya persaingan yang sehat termasuk dengan impor daging sapi dari AS.Dikatakannya, pemerintah tidak memiliki prioritas daerah pemasok daging sapi di AS, namun yang terpenting sapi berasal dari wilayah yang bebas penyakit."Yang penting dua hal tercukupi, aman dan halal," ujarnya. Impor daging sapi dari AS itu rencananya baru akan dilakukan jika sudah ada permintaan dari pasar lokal."Kapan kita memulai impor ini adalah tergantung permintaan, sekarang juga bisa kalau ada yang minta kita akan tangani," tambah Anton.Pemerintah menutup keran impor daging sapi dari AS pada tahun 2004 setelah ditemukannya wabah sapi gila. Sejumlah negara juga menyatakan tertutup bagi daging-daging sapi asal negeri Paman Sam itu.
(ard/qom)











































