Sutiyoso Sumpahin Pengusaha Minyak Goreng yang Pelit

Sutiyoso Sumpahin Pengusaha Minyak Goreng yang Pelit

- detikFinance
Rabu, 06 Jun 2007 14:14 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso memaki pengusaha CPO yang tidak ikut operasi pasar minyak goreng. Sutioyo menyumpahi para pengusaha itu agar cepat bangkrut. Sutioyo menumpahkan perasaannya tersebut disela-sela operasi pasar minyak goreng yang digelar Grup Sinarmas di Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2007). "Saya harap Sinarmas yang bersedia membantu rakyat ini usahanya semakin untung. Dan bagi para pengusaha kelapa sawit lain yang enggak mau bantu supaya usahanya cepat bangkrut. Siapa yang kuat harus bantu yang lemah, " kata Sutiyoso disambut tepuk tangan meriah warga setempat.Dalam acara operasi pasar itu, Sutiyoso ikut membantu menjualkan minyak goreng yang dibantu Wakil Gubernur Jakarta Fauzi Bowo. Sutiyoso menerima kupon penukaran minyak goreng dan mengambilkan minyak goreng. Sementara Foke membungkusnya dengan plastik dan menyerahkan ke warga.Dalam sambutannya, Sutiyoso berharap dengan program ini harga minyak goreng bisa turun di kisaran normal."Program stabilisasi harga minyak goreng akan dilakukan para produsen kelapa sawit sampai akhir bulan ini. Akan dilakukan dari kelurahan ke kelurahan lain. Tujuannya agar cepat menurunkan harga minyak goreng sesuai target yakni Rp 6.500-6.800 per liter," ujarnya.OP minyak goreng yang disambut antusias masyarakat itu diwarnai aksi saling dorong. Samapi-sampai nenek Fatimah yang berusia 73 tahun terjatuh karena terdorong-dorong.Meski harus berjuang keras ikut OP minyak goreng, Fatimah mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar minyak goreng tersebut. Fatimah mengaku biasa membeli minyak goreng lebih murah dibanding di pasar yang harganya Rp 8.000 per liter. Menurutnya dengan adanya program ini dia bisa menyisihkan uang untuk belanja lainnya."Seneng mba, karena lebih murah juga dekat dengan rumah saya. Daripada di pasar mendingan di perumahan gini jalannya enggak jauh," ujarnya. (ard/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads