Pembangkit Batu Bara Tetap Jalan
Kamis, 07 Jun 2007 18:39 WIB
Jakarta - Pemerintah tetap akan meneruskan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 10 ribu MW yang menggunakan batu bara meski ada kekhawatiran akan mencemari lingkungan.Sebuah teknologi pengolahan baru yang ramah lingkungan akan diterapkan untuk mencegah terjadinya polusi udara."Ada yang disebut Clean Coal Technology (CCT) dan asal AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan) dipenuhi, itu (polusi) tidak terjadi," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Hal tersebut ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan tentang terbitnya laporan yang menyebut batu bara sebagai sumber utama pencemaran udara. Padahal pemerintah saat ini sedang bersiap membangun pembangkit listrik baru sebesar 10 ribu MW yang semuanya akan menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya.Witoelar menjelaskan ada sejumlah persyaratan teknis bagi pembangkit listrik itu nanti. Salah satunya adalah batu bara yang digunakan harusnya jenis yang tidak mengeluarkan gas CO2 terlalu banyak."Itu yang di Cilacap aman-aman saja kan," ujarnya memberi contoh.
(lh/lih)











































