Agar Jadi 'Surga Belanja', RI Harus Berikan Tax Refund
Kamis, 07 Jun 2007 18:50 WIB
Jakarta - Indonesia jadi 'surga belanja'? Bisa kok. Asalkan, ada sejumlah insentif yang diberikan. Misalnya saja tax refund seperti yang diberikan oleh Singapura.Dengan pemberian tax refund itu, Singapura ternyata berhasil menarik para wisatawan mancanegara (wisman) diseluruh dunia. Singapura pun kini identik dengan 'surga belanja'.Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia DKI Jakarta Andreas Kartawinata saat konfrensi pers di Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Andreas mengaku pihaknya sudah pernah meminta Departemen Keuangan (Depkeu) untuk menerapkan tax refund seperti yang diberikan Singapura.Tanpa insentif tersebut, kata Andreas, harga barang impor di Indonesia kurang kompetitif dibandingkan Singapura. Misalnya tas buatan Italia yang dijual harga yang sama untuk pembeli Singapura dan Indonesia. Namun saat tas Italia itu masuk ke Indonesia kena PPnBM 30-40 persen ditambah PPN 10 persen. Sedangkan di Singapura, PPnBM hanya 5 persen dan PPN 7 persen. Hal itu menyebabkan harga di Indonesia lebih mahal 2 kali lipat dibanding produk impor di Singapura."Apalagi pemerintah Singapura menerapkan barang yang dibawa keluar dari Singapura pajaknya bisa di-refund di Airport di Singapura. Ini yang bikin kita kalah dari Singapura. Maka kita minta Depkeu menerapkan tax refund juga. Permintaan itu sudah lama kita ungkapkan," jelasnyaIa mengakui bahwa penerapan tax refund bakal mengurangi pendapatan pemerintah. Namun Indonesia bisa menikmati berkah lain dari banyaknya wisman yang masuk ke Indonesia. "Hotel-hotel menjadi penuh, sehingga masukan ke negara juga bertambah dan kita menjadi surga belanja," tandasnya.
(qom/qom)











































