Sumatera International Travel Fair Diikuti 17 Negara
Jumat, 08 Jun 2007 08:09 WIB
Medan -
Pameran wisata Sumatera International Travel Fair (SITF) 2007 digelar di Medan mulai hari ini. Sekitar 17 negara ikut memeriahkan pameran ini.Ajang ini diharapkan akan mendongkrak kunjungan wisata ke 10 provinsi yang ada di Pulau Sumatera.Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari, mulai 8 Juni 2007 hingga 10 Juni 2007 di di Balai Raya Tiara Medan. Utusan dari 17 negara itu setidaknya berjumlah 130 peserta, baik buyers maupun tour operator."Sumatera International Travel Fair 2007 digelar untuk mengomunikasikan keadaan Sumatera sebagai destinasi wisata yang aman, bebas terorisme, dan masalah kesehatan seperti flu burung, bencana alam, dan sebagainya," kata Henry Hutabarat, Kepala Badan Wisata Daerah (Bawisda) Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (7/6/2007).Peserta mancanegara yang ikut SITF 2007 adalah Amerika Serikat, Hongaria,Slovakia, Belanda, Belgia, Kamboja, Malaysia, Australia, India, Singapura, Thailand, Jerman, Filipina, Meksiko, Nepal, Cina, Jepang dan Vietnam. Sementara peserta Indonesia adalah seluruh propinsi di Sumatera yaitu NAD, Sumut, Riau, Kepri, Jambi, Sumbar, Babel, Sumsel, Bengkulu dan Lampung. Propinsi Bali juga turut ambil bagian dalam acara ini. Peserta dari Sumut sendiri diikuti oleh beberapa kabupaten dan kota seperti Serdang Bedagai, Medan, Sibolga, Nias dan Tanjung Balai. Tahun ini topik yang diusung adalah Tropical Adventure & Multicultural (wisata alam dan multi budaya) dengan branding Sumatera yang memfokuskan pada wisata petualangan di alam bebas. "Kita mempromosikan tujuan wisata alam yang ada di Pulau Sumatera karena sangat menarik dan beragam. Mulai dari laut hingga pegunungan. Selain itu juga mengangkat keberagaman budaya yang ada di Sumatera. Karena Indonesia bukan hanya Bali," tandas Henry. Sementara ikon untuk SITF adalah Harimau Sumatera, hewan asli Sumatera yang kini hampir punah. Menurut Henry kegiatan promosi yang digelar setiap tahun ini terbukti membuahkan hasil dilihat dari jumlah kunjungan wisman asal Eropa ke Sumut yang semakin meningkat. Tahun 2006 jumlah wisman Eropa yang berkunjung ke Sumut 13.834 orang meningkat dibanding tahun 2005 yang hanya 11.532 orang. Namun angka ini masih kecil, hanya 2,65 persen dari total jumlah kunjungan wisman Eropa ke Indonesia.Melalui ajang ini diharapkan para pelaku pariwisata di Sumatera dapat membangun kerjasama untuk membuat produk layak jual yang sudah terpaket untuk ditawarkan kepada buyers. Misalnya paket surfing Nias (Sumut), Mentawai Siberut (Sumbar),diving Pulau Rubiah (NAD), atau Gajah di Tangkahan (Sumut), dan Teso Nilo (Jambi).Promosi kepariwisataan terbesar di Sumatera ini diprakarsai oleh BawisdaSumut dan telah berlangsung 6 kali. Pada awalnya kegiatan ini masih sekedar mempromosikan potensi wisata Sumut (North Sumatera International Travel Fair) semata. Namun kemudian melebar menjadi Sumatera Bagian Utara (Northern Sumatera International Travel Fair). Sejak tahun 2006, acara ini berkembang dengan melibatkan hampir semua propinsi di Sumatera dan tahun ini seluruh propinsi yang ada di Pulau Sumatera akhirnya ikut.
(rul/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































