Harga Minyak Goreng Susah Turun

Harga Minyak Goreng Susah Turun

- detikFinance
Jumat, 08 Jun 2007 14:47 WIB
Jakarta - Kenaikan harga minyak goreng sedikit bisa terkendali dan tidak lagi terus naik karena dilakukannya operasi pasar dan program stabilisasi harga (PSH).Namun harga minyak goreng tersebut masih belum bisa turun ke posisi semula Rp 6.500 per kilogram.Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, meskipun PSH minyak goreng belum berhasil tapi telah menahan laju kenaikan minyak goreng di saat harga CPO internasional terus naik.Hal itu diungkapkan Mari saat konferensi pers di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (8/6/2007). "Lima kota tujuan PSH semuanya turun di bawah Rp 8.000/kg kecuali Semarang. Untuk Jakarta sekarang Rp 7.900/kg, Surabaya Rp 7.000/kg, Medan Rp 7.800/kg, Semarang Rp 8.100/kg dan Makassar Rp 7.840/kg," urai Mari.Realisasi PSH hingga akhir Mei mencapai 55.216 ton atau 57 persen dari target yang sebesar 97.525 ton. "Karena ada beberapa perusahaan yang belum terealisasi, termasuk PTPN karena ada masalah pengapalan," jelas Mari.Berdasarkan SK Mentan 339 tahun 2007, target PSH ditingkatkan menjadi 130.879 ton. Mari juga menjelaskan, kedepan, pengenaan pungutan ekspor (PE) akan dilakukan berbarengan dengan domestic market obligation (kewajiban untuk pasar lokal). Karena tujuan DMO itu untuk menahan laju kenaikan minyak goreng di dalam negeri. Sementara PE tujuannya mengurangi suplai dari dalam negeri."Saat ini sedang dibahas apakah DMO-nya oleh pemerintah seperti misalnya melalui Bulog atau DMO yang dilakukan oleh swasta," kata Mari. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads