Putin Tuding WTO Kuno dan Tidak Demokratis
Minggu, 10 Jun 2007 17:03 WIB
Saint Petersburg - Frustasi karena tak kunjung diterima jadi anggota, Presiden Rusia Vladimir Putin tanpa tedeng aling mengatakan World Trade Organization (WTO) sebagai organisasi kuno. 'Serangan' terhadap WTO itu disampaikan Putin di sela-sela pembicaraan tingkat menteri Rusia dengan negosiator Eropa dan AS terkait rencana Rusia untuk bergabung dengan WTO yang telah berlarut-larut."Saat ini struktur yang hanya terdiri dari sekelompok kecil anggota aktif terlihat kuno, tak demokratis dan tidak fleksibel. Struktur itu jelas terlihat di WTO dan proses pembicaraan di putaran Doha," kata Putin seperti dilansir AFP, Minggu (10/6/2007).Rusia telah berusaha masuk ke WTO sejak satu dekade lalu, namun tak kunjung diterima. Keinginan untuk bergabung dengan WTO itu dikarenakan Rusia ingin diakui sebagai negara yang memiliki pengaruh ekonomi.Agar niat itu tercapai, Putin menyatakan, Rusia saat ini berbeda dengan yang dulu dengan membuka diri terhadap modal asing dan berinvestasi secara global. Namun, niat tersebut masih terhambat karena hubungan AS dan Eropa dalam isu-isu politis seperti Kosovo dan pembangunan sistem rudal pertahanan AS masih belum harmonis.Dalam kesempatan itu Putin juga menyiratkan AS sebagai negara yang menciptakan proteksi. Padahal WTO memiliki misi untuk menghilangkan proteksi ekonomi.
(ard/ddn)











































