Lelang 5 Wilayah Panas Bumi Digelar 1-2 Bulan Lagi
Selasa, 12 Jun 2007 14:53 WIB
Jakarta - Lelang 5 wilayah kerja panas bumi diharapkan bisa digelar dalam 1-2 bulan lagi. Lelang tersebut saat ini masih terhambat kompensasi data yang sedang dibahas Menkeu. Hal ini disampaikan Direktur Pengembangan Usaha Panas Bumi Ditjen Minerbapabum Sugiarto Harsoprayitno disela-sela Geothermal Talk Show di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/6/2007). Kompensasi data yang dimaksud merupakan dana yang harus dikeluarkan untuk mencari data-data geologi. Selama ini, pengumpulan data untuk pengembangan panas bumi menggunakan dana negara. Dan Departemen Energi mengusulkan agar sebagian dana itu ditanggung pengembang. "Karena pakai dana negara, jadi kita nggak bisa gratiskan begitu saja," ujarnya. Sugiarto menjelaskan, dana itu diluar royalti yang harus dibayar pengembang. Namun jika pengembang memang bersedia membayar, maka tidak perlu menunggu keputusan Menkeu keluar.Dirjen Minerbapabum Simon F Sembiring menyatakan, selain kompensasi data, pemerintah juga sedang membahas soal bagian pemerintah. Berdasarkan kontrak lama, pengembang membayar sebesar 34% ke pemerintah. Namun untuk porsi kali ini sedang dikaji lebih lanjut di Departemen Keuangan. "Di kontrak lama bagian pemerintah 34%, disitu pajak dan non pajak, pemerintah sedang kaji, sekarang di Depkeu," ujarnya.
(lih/qom)











































